3 Isu Etika dalam Teknologi yang Perlu Diperhatikan

Dalam artikel kali ini kita akan belajar bersama terkait dengan masalah-masalah Isu-isu etika seperti cara kita memperlakukan orang lain dan menggunakan informasi,
image

Apa Itu Etika?

Menurut KBBI, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Selain itu, etika dalam konteks digitalisasi teknologi menurut Siberkreasi & Deloitte (2020) berarti kemampuan dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari. 

Etika digital ini sangat disarankan bisa kita implementasikan dalam kegiatan berteknologi untuk lebih bijak dan bertanggung jawab serta lebih berhati-hati lagi agar dapat meminimalkan masalah-masalah etika yang mungkin terjadi.


Masalah Etika Paling Penting dalam Teknologi

Bisnis saat ini menghadapi sejumlah tantangan etika. Keputusan penting harus diambil untuk memastikan kita melindungi kebebasan pribadi dan menggunakan data dengan tepat. Isu etika apa yang paling penting, Berikut penjelasannya:


1. Penyalahgunaan Informasi Pribadi

Salah satu dilema etika utama di era teknologi yang kita miliki saat ini berkisar pada bagaimana bisnis menggunakan informasi pribadi. Saat kita menjelajahi situs internet, melakukan pembelian daring, memasukkan informasi kita di situs web, berinteraksi dengan berbagai bisnis daring, dan berpartisipasi dalam media sosial, kita terus-menerus memberikan informasi pribadi. Perusahaan sering kali mengumpulkan informasi untuk mempersonalisasi pengalaman daring kita, tetapi sejauh mana informasi tersebut benar-benar menghalangi hak privasi kita?

Informasi pribadi adalah emas baru, seperti kata pepatah. Kita telah mengkomodifikasi data karena nilai yang diberikannya kepada bisnis yang berusaha menjangkau basis konsumen mereka. Namun, kapan hal itu menjadi terlalu berlebihan? Bagi bisnis, sangat penting untuk mengetahui jenis produk apa yang dicari dan jenis konten apa yang paling banyak dikonsumsi orang. Bagi tokoh politik, penting untuk mengetahui jenis masalah sosial atau hukum apa yang paling banyak mendapat perhatian. Titik data yang berharga ini sering kali dieksploitasi sehingga bisnis atau entitas dapat menghasilkan uang atau memajukan tujuan mereka. Facebook khususnya telah dikecam beberapa kali selama bertahun-tahun karena menjual data pribadi yang dikumpulkannya di platformnya.


2. Penggunaan AI

Kecerdasan buatan tentu saja menawarkan potensi bisnis yang besar. Namun, pada titik manakah sistem AI melewati batas etika dan masuk ke wilayah yang berbahaya?


  • Pengenalan wajah: Penggunaan perangkat lunak untuk menemukan individu dapat dengan cepat menjadi masalah yang tidak etis. Menurut NY Times , ada berbagai kekhawatiran tentang pengenalan wajah, seperti penyalahgunaan, bias rasial, dan pembatasan kebebasan pribadi. Kemampuan untuk melacak gerakan dan aktivitas dengan cepat berubah menjadi kurangnya privasi. Pengenalan wajah juga tidak sepenuhnya aman dan dapat menimbulkan bias dalam situasi tertentu.
  • Penggantian pekerjaan: Meskipun hal ini sudah diantisipasi hingga taraf tertentu, AI dimaksudkan untuk meningkatkan otomatisasi tugas-tugas tingkat rendah dalam banyak situasi sehingga sumber daya manusia dapat digunakan pada inisiatif-inisiatif yang lebih strategis dan tugas-tugas pekerjaan yang rumit. Penghapusan pekerjaan dalam skala besar membuat banyak pekerja khawatir tentang keamanan pekerjaan, tetapi AI lebih mungkin mengarah pada penciptaan pekerjaan.


3. Teknologi Otonom

Mobil tanpa pengemudi, senjata robotik, dan pesawat nirawak untuk layanan bukan lagi sesuatu yang akan datang di masa depan—semua itu adalah sesuatu yang ada saat ini dan disertai dengan dilema etika. Mesin robotik sebagai pengganti tentara manusia adalah kemungkinan yang sangat nyata, bersama dengan mobil tanpa pengemudi dan pengiriman paket melalui pesawat nirawak tanpa awak.


Teknologi otonom sangat hebat dalam hal potensi bisnis, tetapi ada kekhawatiran signifikan yang muncul karena teknologi terprogram dapat beroperasi tanpa pengawasan yang diperlukan. Kekhawatiran etika yang sering disebutkan adalah kita terlalu memercayai teknologi tanpa memahaminya sepenuhnya.


Tulisan ini disadur dari : https://connect-comptia-org.translate.goog/blog/ethical-issues-in-technology?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc